Unsur-Unsur Berita Beserta Contoh Beritanya


Pada pertemuan kali ini kita akan membahas tentang unsur- unsur yang ada di dalam suatu berita dan sekaligus memberikan contoh beritanya. Unsur-unsur berita adalah hal yang harus ada dalam berita. Jika unsur-unsur ini tidak terdapat, maka berita tersebut akan menjadi berita yang rancu dan tidak bisa diterima masyarakat dengan baik. Unsur-unsur tersebut adalah 5W+1H.
1.      What (apa)
Unsur ini meliputi apa saja yang terkandung dalam berita. Unsur “what ” dalam berita biasanya pembahasan mengenai peristiwa apa yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di tengah kalangan masyarakat. Membuat berita tidak asal mencurahkan isi hati seperti karangan-karangan naratif. Akan tetapi harus mampu mempertanggung-jawabkan kebenarannya, maka dari itu berita harus membahas sesuatu yang kebenarannya dapat dibuktikan sehingga tidak menimbulkan kesresahan dalam masyarakat.
2.      Who (siapa)
Unsur “who” meliputi subjek yang bersangkutan dalam berita tersebut. Yaitu siapa saja yang terlibat dalam kejadian yang diberitakan tersebut. Orang-orang yang terlibat dalam berita harus disebutkan secara jelas, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.
3.      When (kapan)
Adalah kapan terjadinya peristiwa yang sedang dibahas dalam berita. Waktu terjadinya peristiwa harus dijelaskan secara jelas sehingga berita menjadi mudah untuk dimengerti dan di terima masyarakat.
4.      Where (dimana)
Where adalah tempat dimana peristiwa itu terjadi. Berita harus memuat lokasi kejadian sehingga berita menjadi jelas dan dapat dengan mudah dipahami.
5.      Why (mengapa)
Unsur “why” merupakan bagian yang menjelaskan mengapa peristiwa itu bisa terjadi. Unsur ini biasanya meliputi alasan dan latar belakang masalah atau peristiwa yang di beritakan. Yang di jelaskan di bagian ini adalah mengapa peristiwa tersebut bisa terjadi, kemudian dijelaskan secara runtut dan mudah dipahami.
6.      How (bagaimana)
Unsur terkahir ini adalah memuat bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi. Biasanya pada bagian ini dijelaskan secara kronologis mengenai bagaimana kejadian peristiwa tersebut.

Berikut ini merupakan contoh berita nasional dan sekaligus mengidentifikasi unsur-unsur berita yang terkandung di dalamnya :
Berawal dari Status soal Pilpres di Facebook, 2 Pria Terlibat Duel, 1 Orang Tewas
SURABAYA, KOMPAS.com (24/11/2018) - Aksi saling menantang terkait Pilpres di media sosial Facebook berujung duel di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Subaidi, seorang tukang gigi, tewas setelah tubuhnya ditembus peluru panas dengan pistol rakitan milik Andika, pelaku.
Rabu (21/11/2018) siang, korban warga Desa Tamberu Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, batal mendatangi pasiennya di Desa Sukobanah Laok.
Di tengah jalan, dia bertemu pelaku, pria pemilik akun Facebook yang menantang guru korban lewat komentar di status Facebook.
Keduanya pun terlibat duel. Korban membawa senjata tajam dan pelaku membawa pistol rakitan. Akhir cerita, pelaku menembak dada korban hingga tembus ke punggung. Korban pun tewas.
"Dalam hitungan jam, Polres Sampang berhasil membekuk pelaku," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Sabtu (24/11/2018).
Sebelumnya, guru korban sempat mengunggah foto dengan memegang senjata tajam. Foto tersebut dilengkapi status yang menantang pendukung salah satu calon presiden.
Kemudian status guru korban dibalas oleh akun Facebook atas nama Idris Afandi Afandi yang diduga milik pelaku, dengan komentar bernada siap menghadapi tantangan itu.
Rekan korban sempat mendatangi rumah pelaku untuk mengonfirmasi komentar tersebut. Pelaku membenarkan akun tersebut miliknya, namun bukan dirinya yang menulis komentar.
"Pelaku mengaku ponselnya telah dijual dan tidak mengetahui siapa yang menulis komentar tersebut," jelas Barung.
Beberapa hari setelahnya, korban mengunggah video pelaku yang disebutnya ketakutan hingga terkencing-kencing saat didatangi rekannya.
Dalam video tersebut, korban juga memberi keterangan akan membunuh pelaku jika bertemu. Pertemuan pun terjadi hingga berujung duel pada Rabu (21/11/2018) siang.
Pelaku kini mendekam di tahanan Polres Sampang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Pelaku dijerat pasal berlapis tentang pembunuhan yang disengaja dan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup, atau penjara selama 20 tahun," ujarnya.
Berdasarkan berita diatas sumber berita yang terkandung di dalamnya yaitu :
1.      What (apa) : kasus pembunuhan yang disebabkan karena status facebook soal pilpres
2.      Who (siapa) : Subaidi, Andika, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, Rekan korban Barung.
3.      When (kapan) : Rabu (21/11/2018) siang
4.      Where (dimana) : di Desa Sukobanah Laok.
5.      Why (mengapa) : kasus pembunuhan disebabkan karena saling menantang terkait Pilpres di media sosial Facebook berujung duel yang mengakibatkan salah satunya tewas.
6.      How (bagaimana) : kasus ini bermula ketika korban mengunggah foto dengan memegang senjata tajam dan menantang pendukung salah satu calon presiden. Kemudian status tersebut dibalas oleh pelaku dengan komentar bernada siap menghadapi tantangan itu. Pertemuan pun terjadi hingga berujung duel pada Rabu (21/11/2018) siang.

Nah demikian tadi pembahasan mengenai Nilai Berita beserta contohnya, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua. Terima Kasih...
Nama : Miqdad Niazi
NIM : 1740210045
Mata Kuliah : Jurnalistik
Dosen : Primi Rohimi, S.Sos, MSI

Komentar