Perkembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia
Kali ini kita akan membahas mengenai perkembangan ilmu komunikasi
di Indonesia. Oke langsung saja kita akan membahasnya.r
Kajian komunikasi sebagai sebuah kajian teoritis terus menerus
dikembangkan. Para ahli terus menerus melakukan penelitian menguji teori hasil
penelitian dalam bentuk-bentuk seminar-seminar. Di negara-negara maju tampak
melalui sejumlah forum dan jurnal-jurnal yang diterbitkan.
Fenomena kajian komunikasi di Indonesia menunjukkan beberapa fenomena
berikut. Di Indonesia, aktivitas ilmiah dalam kajian komunikasi dapat dilihat
melalui kegiatan yang diadakan oleh kampus atau lembaga pemerintahan lainnya.
Bahkan tampak pula kemunculan lembaga baru humas yaitu Public Relation
Society of Indonesia. Tampaknya institusi semacam ini yang terlihat
melakukan aktivitas ilmiah dalam kajian komunikasi. Selain itu, ada juga kajian
komunikasi melalui lembaga LSM seperti Media Watch seperti ISAI, LSPP, LKM, dan
sebagainya.
Di Indonesia, ilmu komunikasi yang kita kaji sekarang merupakan hasil dari
suatu proses perkembangan yang panjang. Status ilmu komunikasi di Indonesia
diperoleh melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/82 Tahun 1982. Keppres
itu yang kemudian membawa penyeragaman nama dari ilmu yang dikembangkan di
Indonesia, termasuk ilmu komunikasi. Sebelumnya dibeberapa universitas,
terdapat beberapa nama yang berbeda, seperti di Universitas Padjadjaran Bandung
dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang menggunakan nama Publisistik,
serta Universitas Indonesia yang merubah nama Publisistik menjadi Ilmu
Komunikasi Massa.
Kajian terhadap ilmu komunikasi sendiri dimulai dengan nama Publisistik dengan
dibukanya jurusan Publisistik pada Fakultas Sosial dan Politik
Universitas Gajah Mada pada tahun 1950, Akademi Penerangan pada tahun 1956,
Perguruan Tinggi Publisistik Jakarta pada tahun 1953, dan pada Fakultas Hukum
dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat Universitas Indonesia pada tahun 1959. Nama
Ilmu Komunikasi Massa dan Ilmu Komunikasi sendiri baru muncul dalam berbagai
diskusi dan seminar pada awal tahun 1970-an.
Beberapa nama tokoh yang berjasa dalam mengembangkan ilmu komunikasi antara
lain, Drs Marbangun, Sundoro, Prof. Sujono Hadinoto, Adinegoro dan Prof. Dr.
Mustopo. Kemudian ditambah lagi pakar komunikasi Astrid S. Susanti dan Alwi
Dahlan (keduanya dari luar negeri, Astrid dari Jerman dan Alwi dari Amerika).
Demikian tadi pembahasan mengenai perkembangan
ilmu komunikasi di Indonesia, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi
teman-teman semua.
Nama : Miqdad Niazi
NIM : 1740210045
Mata Kuliah : Ilmu Komunikasi
Dosen : Primi Rohimi, S.Sos, MSI
Komentar
Posting Komentar